Muhammad Sandy Cesaro

Selasa, 03 Januari 2017

Pesona Gunung Lawu

       



       Kali ini saya akan berbagi cerita pengalaman ketika mendaki Gunung Lawu di Jawa        Timur. banyak hal yang saya dapat dari pendakian kali ini seperti pengalaman baru        dan pengetahuan tentang berbagai macam vegetasi alam dan juga teman baru
       yang melakukan pendakian bersama dari surabaya. serta warung yang
       melegenda yaitu warung Mbok Yem.
Gunung Lawu adalah salah satu tempat yang cukup terkenal bagi para penikmat alam, khusunya di Indonesia. Gunung dengan ketinggian 3265 mDpl di puncak Hargodumilah ini dapat dicapai dengan 3 pilihan jalur pendakian. Jalur selatan melalui Cemoro Sewu, Jalur Barat lewat Cemoro Kandang, dan Jalur Srambang. Jalur Srambang adalah jalur yang jarang sekali di lalui oleh pendaki pada umumnya, hanya warga Ngawi yang kadang-kadang menggunakan jalur ini.
Sebelum memulai pendakian anda harus membayar tiket masuk terlebih dahulu digerbang utama sekitar Rp 15.000. Trek awal saat memulai pendakian dari basecamp masih cukup lebar dan agak datar, barulah setelah memasuki pos 1 tanjakan demi tanjakan akan menantang di depan kita.
Medan yang berbatu dan semakin menyempit akan menghiasi sepanjang pendakian. Pepohonan yang ada di sekitar pos 1 hingga pos 3 masih sama yaitu pinus. Tanjakan semakin ekstrim ketika meninggalkan pos 2 menuju pos 4.
Berjalan sedikit agak keatas terdapat  sumur Jolotundo yaitu sebuah sumur berupa gua vertikal dan terdapat sumber air kecil di dalamnya. Menurut cerita jika kita masuk dan mengadahkan mulut menghadap ke atas dan secara kebetulan tenggorokkan kita tertetesi air yang menetes dari langit-langit gua, maka kita akan diberi limpahan rejeki oleh yang maha kuasa.
Selang beberapa puluh meter dari sumur Jolotundo kita akan bertemu dengan sendang Derajat. Air cukup melimpah di sendang ini. Disekitar sendang teradapat beberapa toilet umum dan juga banya terdapat pedagang nasi pecel musiman yang sengaja berdagang saat musim pendakian.
Perjalanan dari sini dilanjutkan menuju Hargo Dalem  yang merupakan pos terakhir sebelum puncak dan biasanya para pendaki mendirikan camp di pos ini sebelum summit. Di wilayah Hargo Dalem biasanya sangat ramai sekali karena banyak sekali rumah rumahan yang di buat para pedagang musiman. Nah barulah pada pagi harinya perjalanan dilanjutkan untuk mencapai puncak Gunung Lawu yakni puncak Hargo Dumilah dengan ketinggian 3265 mdpl.


Salam lestari!!!
#MSC

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Kritik dan Saran