Muhammad Sandy Cesaro

Tampilkan postingan dengan label Info Pendaki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Pendaki. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Januari 2017

3 Gunung Tertinggi di Indonesia



1. Gunung Jaya Wijaya, Papua.

Gunung yang memiliki ketinggian 4.884 Mdpl berada pada urutan pertama dalam jajaran gunung tertinggi di Indonesia adalah gunung yang bernama Carstenz Pyramid atau Jaya Wijaya. Gunung Jaya Wijaya juga termasuk seven summit dunia.




2. Gunung Kerinci, Jambi, Sumatra.

Beranjak dari pulau Papua, sekarang kita menuju pulau Sumatra. Gunung paling tinggi di Indonesia pada urutan ke-2 adalah gunung Kerinci yang terletak di pulau Sumatra, lebih tepatnya di provinsi Jambi. Gunung Kerinci memiliki ketinggian 3.805 Mdpl.





3. Gunung Rinjani, Lombok, NTB.

dan diurutan ke-3 ada Gunung Rinjani yang memiliki ketinggian adalah 3.726 Mdpl.  Gunung ini pun favorit bagi para pendaki gunung. Selain terkenal dengan pemandangannya yang sangat indah, gunung Rinjani juga memiliki kaldera atau kawah yang bernama Sagara Anak.


Salam lestari!!!
#MSC

Share:

7 Gunung tertinggi di dunia

1. Gunung Everest 8.850 Mdpl

 

Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia. Rabung puncaknya menandakan perbatasan antara Nepal dan Tibet, puncaknya berada di Tibet. Di Nepal, gunung ini disebut Sagarmatha. Gunung ini memiliki ketinggian 8.850 Mdpl. Dan Gunung tersebut menjadi favorite untuk pendaki dari seluruh dunia.


2. Cerro Aconcagua 6.962 Mdpl

 

Cerro Aconcagua merupakan gunung tertinggi di Amerika, memiliki ketinggian Pada 6.962 Mdpl.  Aconcagua adalah puncak tertinggi baik di Barat dan Belahan Selatan. Ini adalah salah satu dari Tujuh Summits.


3. Gunung McKinley 6.194 Mdpl


Gunung McKinley memiliki ketinggian 6.194 Mdpl dan terletak di antara Alaska, Amerika Serikat, Amerika Utara.


4. Kilimanjaro 5.895 Mdpl


Kilimanjaro memiliki ketinggian 5.895 Mdpl dan terdiri dari tiga kerucut gunung berapi yang tidak aktif dan merupakan puncak tertinggi di Afrika. Kibo merupakan kerucut tertinggi di mana Uhuru Peak berdiri di atas Tanzania.


5. Mount Elbrus/Kaukasus 5.642 Mdpl


Mount Elbrus/Kaukasus adalah sebuah daerah di Eropa Timur dan Asia Barat di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia yang termasuk Pegunungan Kaukasus dan daerah-daerah rendah lainnya. Kaukasus kadang dianggap sebagai bagian dari Asia Tengah. Puncak tertinggi di Kaukasus adalah Elbrus 5.642 Mdpl, yang juga dianggap sebagai gunung tertinggi di Eropa.


6. Vinson  Massiv 4.892  Mdpl


Vinson  Massiv memiliki ketinggian 4.892  Mdpl. Berlokasi di Antartika, dikenal sebagai salah satu yang paling tidak bisa diakses rentang di dunia, dan hanya 800 mil dari Kutub Selatan.


7. Jaya Wijaya 4.884 Mdpl


Jaya Wijaya adalah sebuah puncak yang yang terdapat di provinsi Papua, Indonesia. Puncak Jaya mempunyai ketinggian 4.884 Mdpl dan di sekitarnya terdapat gletser Carstenz, satu-satunya gletser tropika di Indonesia, yang kemungkinan besar segera akan lenyap akibat pemanasan global.
Share:

Rabu, 04 Januari 2017

Definisi mendaki gunung menurut saya



Apa itu Mendaki Gunung?

Menurut saya, pendaki adalah seseorang yang melakukan kegiatan dengan cara  menempuh perjalanan di atas gunung. Pendaki pada dasarnya harus memiliki jiwa yang mencitai alam dan lingkungan sekitar.
Bagi orang awam mendaki gunung adalah sesuatu hal yang menakutkan atau bermain dengan nyawa. Karena bagi mereka yang belum pernah merasakan mendaki gunung, hal tersebut dibilang konyol dan tidak bermanfaat.
Tapi untuk mereka yang telah merasakan nikmatnya mendaki gunung dan indahnya  menyatu dengan alam, hal tersebut adalah suatu pengalaman yang tak dapat terbayarkan dengan apapun. Dapat merasakan indahnya pesona alam yang telah Allah AWT ciptakan merupakan hal yang tak semua orang dapat merasakannya.
Dengan mendaki gunung justru dapat menimbulkan rasa syukur yang berlebih kepada sang Pencipta karena disanalah kita dapat merasakan betapa dasyatnya alam yang telah Allah SWT ciptakan. Rasa peduli terhadap alam dan lingkungan pun akan tumbuh untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
Jadi, marilah memulai mendaki. Jangan pernah takut untuk mendaki. Karena alam akan bersahabat bagi siapa yang mau bersahabat dengannya. Sekian

Salam lestari!!!
#MSC

Share:

Selasa, 03 Januari 2017

Apa itu Hipotermia???

     
Kali ini saya akan berbagi cerita tentang penjelasan HIPOTERMIA.

    Hipotermia adalah suatu kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin. suhu bagian dalam tubuh di bawah 35 °C (untuk orang indonesia).
     Banyak kasus Hipotermia di gunung berakibat fatal yaitu meninggal dunia karena kurang pahamnya pendaki akan cara mengatasinya. Bahkan para pendaki pemula sering sekali MEREMEHKAN gunung yang akan didakinya dengan tidak membawa peralatan yang memadai.
      Hipotermia di gunung bisa terjadi saat pendakian maupun saat istirahat atau berkemah. Namun kebanyakan kasus hipotermia terjadi saat istirahat dimana tubuh sedang tidak melakukan aktivitas sehingga tubuh kurang menghasilkan panas ditambah hal-hal lain yang mendukung proses terjadinya hipotermia tersebut seperti pakaian yang basah, hujan, perut kosong, dan lain-lain.

BERIKUT GEJALA-GEJALA HIPOTERMIA :

RINGAN
– Terjadi penyempitan pembuluh darah di permukaan
– Merinding hebat, pelan-pelan semakin sering.
SEDANG
– Terjadi penyempitan pembuluh darah di permukaan
– Merinding hebat, pelan-pelan semakin sering.
BERAT 
– Merinding makin hebat dan datang bergelombang, dan tiba-tiba berhenti. Makin lama fase berhenti merinding semakin panjang, hingga akhirnya benar-benar berhenti.
CARA MENCEGAH HIPOTERMIA
1.     Selalu lengkapi pendakian dengan perlengkapan sesuai prosedur pendakian.
2.     Hindari kontak dengan air secara langsung
3.     Jangan berlama-lama mengenakan pakaian basah.
4.     Pastikan tidur dalam kondisi yang hangat.

CARA MENGATASI HIPOTERMIA
Penderitan dalam keaadaan sadarkan diri
1.     Ganti baju basah, dengan baju kering.
2.     Kasih minuman hangat dan kasih makanan berkalori tinggi.
3.     Ajak bergerak.

Penderita dalam keadaan tidak sadarkan diri
1.     Ganti baju basah, perlahan dan Masukkan kedalam sleeping bag.
2.     Buka bajunya peluk tubuhnya. kulit ketemu kulit.

Semoga info ini bermanfaat untuk kita semua.

Salam lestari!!!
#MSC
Share:

Pendakian Gunung Prau Wonosobo

    


     Pada tulisan kali ini saya akan berbagi cerita dari pendakian gunung prau yang berada di daerah Wonosobo Jawa Tengah.

     Cerita dimulai ketika saya bersama teman-teman melakukan pendakian ke gunung tersebut beberapa waktu lalu. Sebanyak 11 orang teman saya ikut dalam pendakian gunung prau. Terdiri dari 8 pria dan 3 wanita. Memulai pemberangkatan dari Jakarta menggunakan Bbis umum pada Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB. Ini sebenarnya waktu pemberangkatan sangat mepet. Padahal target kami Sabtu pagi sudah harus melakukan pendakian.


     Kira-kira pukul 07.00 WIB rombongan kami tiba di terminal wonosobo. Terlebih dahulu mampir ke rumah Guide untuk istirahat. Perjalanan kami dari Jakarta ke wonosobo menempuh waktu hampir 12 jam, cukup melelahkan. Sekitar pukul 14.00 WIB kami melakukan pendakian. Boleh dibilang pendakian waktu itu ilegal karena memang waktu itu jalur pendakian gunung prau ditutup. Namun tak mengurungkan niat kami untuk tetap mendaki.


     Maki melalui Jalur Patak Banteng untuk mencapai puncak Prau. Butuh waktu sekitar 4-5 jam untuk mencapai puncak. Karena pada waktu itu jalur pendakian di tutup kami hanya mendikrikan tenda bersama 2 kelompok pendaki lainnya. Serasa gunung prau milik sendiri.Hamparan pemandangan perumahan penduduk serta perkebunan sayuran menjadi obat lelah dan penghibur saat kaki tak lagi kuat untuk melangkah ke puncak.


     Hari mulai senja. Kami sampai di puncak prau sebelum adzan magrib. Ketika akan mendirikan tenda, saya dan teman-teman agak kerepotan. Disebabkan tipuan angin di puncak gunung sangat kencang. Serta suhu udara sangat dingin sedikit menghambat kerja kami. Bahkan ada yang kesulitan memegang tali tenda karena tangan ikut gemetaran. Tetapi dengan saling bahu-membahu tidak berapa lama 3 tenda bisa berdiri. Berkat kerjasama yang bagus akhirnya kami pun bisa istirahat dan tidur.


     Pagi pun datang. Suara burung membangunkan kami semua. Senyum ceria kami tak sabar untuk melihat keindahan alam dari gunung prau. walaupun rasa dingin yang menyelimuti, tak mengurungkan niat kami semua. Segala senjata perlengkapan untuk mengabadikan gambar pun disiapkan. Dan tak diragukan lagi keindahan yang diberikan oleh gunung prau yang begitu menakjubkan.
     
     Melihat fenomena alam itu membuat saya dan yang lain terdiam. Tak ada yang dapat dikatakan selain bersyukur atas ciptaan Allah SWT yang telah menciptakan keindahan alam yang luar biasa. Suatu anugrah Tuhan yang harus kita sukuri. Pantas saja ratusan bahkan ribuan orang rela berdatangan ke puncak Gunung Prau. Tidak hanya pengunjung lokal. Ada juga turis asing berbaur menikmati keindahan alam itu. Saya pribadi yang baru kali pertama datang ke puncak Prau merasa terharu dan gembira. Bersyukur masih bisa menikmati nikmat Allaw SWT yang tiada tara.






Bagi kalian yang ingin berkunjung untuk mendaki gunung prau. Jangan lupa untuk mengunjungi juga tempat wisata yang lainnya. Yaitu Danau Telaga Warna, Candi dan mencicipi makan khas dari wonosobo yaitu Carica. yang tak jauh dari gunung prau.

Salam lestari!!!
#MSC 

Share:

Surga Edelwies di Mandalawangi


MANDALAWANGI

Untuk kalian para pendaki, nama Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango yang berada di tiga wilayah yakni Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi di Provinsi Jawa Barat tentu sudah tak asing lagi. Dari dua gunung itu terdapat lokasi yang menjadi tujuan utama. Khusus di Gunung Pangrango, semua pendaki pasti memfokuskan pemberhentian terakhir di kawasan Lembah Mandalawangi.

Gunung dengan ketinggian 3.019 meter dari permukaan laut (mdpl) itu memang tak beda jauh seperti menuju Gunung Gede (2.958 mdpl). Namun, jalur tersebut apabila dilalui dari pintu masuk kawasan Taman Cibodas. Gunung Pangrango sendiri dapat didaki melalui tiga jalur, yakni Cibodas, Putri, dan Selabintana.
 
Rute yang mudah dicapai yaitu melalui Taman Cibodas. Melewati jalur ini, para pendaki akan disuguhi berbagai pemandangan dan lokasi indah, seperti Telaga Biru, Air Terjun Cibereum, dan aliran air panas. Tak lupa terdapat dua lokasi istirahat serta bermalam di kawasan Kandang Batu dan Kandang Badak.

Lembah Mandalawangi sendiri terletak di tengah-tengah Puncak Pangrango yang dicapai dengan sedikit turun terlebih dahulu. Terdapat banyak bunga edelweis tumbuh di sana, hingga membuatnya menawan di antara tanah lapang bergelombang.

Mandalawangi memang tak seluas Lembah Surya Kencana di Gunung Gede, tapi dengan tumbuhan abadi (edelweis) dan kabut yang sesekali menyelimuti menjadikannya sangat indah. Mandalawangi juga masih menjadi favorit para pendaki Gunung Pangrango.

Cuaca dingin dan hamparan tanah lapang berpemandangan elok menjadi kelebihan Mandalawangi. Surga keindahan yang di berikan Allah SWT sangat terlihat saat kita berada di puncak MANDALAWANGI.


Salam lestari!!!
#MSC
Share:

Pesona Gunung Lawu

       



       Kali ini saya akan berbagi cerita pengalaman ketika mendaki Gunung Lawu di Jawa        Timur. banyak hal yang saya dapat dari pendakian kali ini seperti pengalaman baru        dan pengetahuan tentang berbagai macam vegetasi alam dan juga teman baru
       yang melakukan pendakian bersama dari surabaya. serta warung yang
       melegenda yaitu warung Mbok Yem.
Gunung Lawu adalah salah satu tempat yang cukup terkenal bagi para penikmat alam, khusunya di Indonesia. Gunung dengan ketinggian 3265 mDpl di puncak Hargodumilah ini dapat dicapai dengan 3 pilihan jalur pendakian. Jalur selatan melalui Cemoro Sewu, Jalur Barat lewat Cemoro Kandang, dan Jalur Srambang. Jalur Srambang adalah jalur yang jarang sekali di lalui oleh pendaki pada umumnya, hanya warga Ngawi yang kadang-kadang menggunakan jalur ini.
Sebelum memulai pendakian anda harus membayar tiket masuk terlebih dahulu digerbang utama sekitar Rp 15.000. Trek awal saat memulai pendakian dari basecamp masih cukup lebar dan agak datar, barulah setelah memasuki pos 1 tanjakan demi tanjakan akan menantang di depan kita.
Medan yang berbatu dan semakin menyempit akan menghiasi sepanjang pendakian. Pepohonan yang ada di sekitar pos 1 hingga pos 3 masih sama yaitu pinus. Tanjakan semakin ekstrim ketika meninggalkan pos 2 menuju pos 4.
Berjalan sedikit agak keatas terdapat  sumur Jolotundo yaitu sebuah sumur berupa gua vertikal dan terdapat sumber air kecil di dalamnya. Menurut cerita jika kita masuk dan mengadahkan mulut menghadap ke atas dan secara kebetulan tenggorokkan kita tertetesi air yang menetes dari langit-langit gua, maka kita akan diberi limpahan rejeki oleh yang maha kuasa.
Selang beberapa puluh meter dari sumur Jolotundo kita akan bertemu dengan sendang Derajat. Air cukup melimpah di sendang ini. Disekitar sendang teradapat beberapa toilet umum dan juga banya terdapat pedagang nasi pecel musiman yang sengaja berdagang saat musim pendakian.
Perjalanan dari sini dilanjutkan menuju Hargo Dalem  yang merupakan pos terakhir sebelum puncak dan biasanya para pendaki mendirikan camp di pos ini sebelum summit. Di wilayah Hargo Dalem biasanya sangat ramai sekali karena banyak sekali rumah rumahan yang di buat para pedagang musiman. Nah barulah pada pagi harinya perjalanan dilanjutkan untuk mencapai puncak Gunung Lawu yakni puncak Hargo Dumilah dengan ketinggian 3265 mdpl.


Salam lestari!!!
#MSC

Share:

Beberapa rekomendasi gunung untuk pendaki pemula

Indonesia adalah negara yang memiliki keindahan alam yang luar biasa. bukan hanya keaneka ragaman budaya dan kekayaan pulau-pulau yang membentang dari sabang sampai merauke. Indonesia juga menyimpan banyak keindahan alam yang luar biasa seperti perbukitan atau pegunungan.
Disini saya akan memberikan sedikit rekomendasi untuk kalian yang ingin mencoba untuk melakukan pendakian untuk pertama kali. sebenarnya banyak gunung yang dapat dicoba untuk pendaki pemula. tapi saya ingin merekomendasikan untuk kalian yang berada didaerah Jakarta dan Jawa Barat karena jarak nya yang dekat.

Gunung Papandayan, Garut (2.665 mdpl)




Gunung Papandayan memiliki trek yang cenderung landai bahkan untuk anak-anak sekalipun. Pendaki pemula bisa memilih jalur Cisurupan yang merupakan jalur termudah untuk mencapai puncak.
Kamu bisa mendirikan tenda di Pondok Salada dan Tegal Alun. Pondok Salada berupa tanah lapang dan padang edelweiss yang luas. Dari tempat ini, kita bisa melihat langsung Hutan Mati yang dipenuhi pohon-pohon mati tanpa daun.
Sementara itu, di Tegal Alun mata kita akan disegarkan dengan bunga edelweiss, terutama di musim hujan. Untuk mencapai Pondok Salada, para pendaki hanya perlu trekking selama sekitar 2 jam, lalu 3 jam hingga Tegal Alun. 

Gunung Gede, Pangrango (2.958 mdpl)


Gunung Gede merupakan destinasi pendakian untuk para pemula yang menantang sekaligus memanjakan mata. Bayangkan saja, di perjalanan menuju ke puncak, kamu bisa menemukan berbagai lokasi menarik seperti air terjun Cibeureum, sumber air panas, telaga, maupun indahnya padang edelweiss.

Untuk sampai ke puncak Gunung Gede, para pemula disarankan mengambil jalur Cibodas, karena treknya yang cukup landai. Kamu akan membutuhkan waktu kurang lebih enam jam untuk mendakinya. Karena banyak pemula yang mendaki di gunung ini, akan ada beberapa petugas yang mengecek perlengkapan kita sebelum mulai pendakian.

Sekian info gunung untuk kalian yang ingin melakukan pendakian yang pertama kali. jangan lupa mencoba ya. dijamin ketagihan!

Salam lestari!!!
#MSC
Share:

Perlengkapan pendakian gunung yang wajib di persiapkan sebelum mendaki


Sebelum melakukan pendakian baiknya kita mempersiapkan perlengkapan mendaki sedetail mungkin agar dapat membantu kita dalam pendakian. Beberapa barang yang harus dipersiapkan sebelum melakukan pendakian, antara lain :


Perlengkapan pribadi


1. Carrier

Tas carrier bisa dikelompokkan sebagai perlengkapan pribadi yang harus dimiliki oleh setiap pendaki. Tas ini berguna untuk membawa semua barang-barang yang diperlukan dalam pendakian seperti sleeping bag, perlengkapan memasak, pakaian ganti dll.

2. Jaket gunung

Jaket gunung juga termasuk perlengkapan pribadi. Tentu kita tahu alasannya. Tak mungkin kita memakai satu jaket untuk berdua. Jaket gunung sangat penting karna tekanan udara yang rendah di gunung membuat suhunya juga renda. Alias dingin.

3. Sleeping bag

Suhu di gunung yang dingin akan membuat kita susah tidur. Bahkan ketika sudah memakai jaket gunung pun rasa dingin kadang tetap terasa. Itulah sebabnya kita membutuhkan sleeping bag. Saat mendaki gunung sleeping bag juga merupakan barang yang wajib dibawa oleh setiap pendaki. Kita tidak boleh mengandalkan pinjaman dari orang lain karna mereka juga membutuhkannya

4. Sepatu gunung/sendal gunung

Track pendakian gunung merupakan kombinasi antara turunan dan tanjakan. Seringkali medannya juga berupa bebatuan serta pasir sehingga kita membutuhkan sepatu yang didesign khusus untuk track tersebut. Di toko outdoor kita akan banyak menemukan sendal/sepatu gunung dengan berbagai merk dan model. Pilihlah sepatu sesuai dengan ukuran yang pas dan pilihlah sepatu yang nyaman dipakai

5. Matras

Matras biasanya digunakan sebagai alas tidur di dalam tenda. Jika kelompok pendakian terdiri atas banyak orang, matras bisa dimasukkan sebagai perlengkapan kelompok. Namun, kadang kita membutuhkannya untuk keperluan pribadi misalnya untuk alas sholat sehingga matras bisa dikelompokkan sebagai perlengkapan pribadi

6. Senter

Jika pendakian dilakukan pada malam hari maka senter menjadi barang yang wajib dibawa. Setiap anggota kelompok harus membawa senter sendiri-sendiri karna akan sangat beresiko jika kita melakukan pendakian malam hari tanpa membekali diri dengan penerangan

Perlengkapan kelompok


1. Tenda

Sudah barang tentu kalau tenda masuk dalam perlengkapan kelompok. Bawalah tenda sesuai dengan jumlah anggota yang ikut mendaki. Boleh membawa tenda yang kapasitasnya lebih, tapi jangan sampai kurang. Jika ingin membeli tenda, pilihlah tenda yang double layer dan tidak tembus air. Ada beberapa merk tenda yang ketika terkena air tetap tembus sampai ke dalam. Jangan pilih jenis tenda yang seperti ini

2. Nesting dan kompor

Nesting dan kompor adalah satu paket yang harus dibawa saat mendaki. Tanpa nesting dan kompor kita tak bisa memasak. Tanpa nesting dan kompor kita tak bisa bikin kopi. Nesting dan kompor juga tidak perlu dibawa oleh setiap anggota. Tinggal bagi tugas saja siapa yang harus bawa kompor, siapa yang harus bawa nesting. Dan tentu saja, jangan lupa untuk membeli gas

3. Perlengkapan makan

Perlengkapan makan juga tidak perlu dibawa oleh setiap anggota. Cukup satu atau dua orang saja yang membawa. Beberapa pendaki mungkin lebih suka untuk membawa perlengkapan makan sendiri untuk jaga-jaga. 

Salam lestari!!!
#MSC


Share:

Tips saat menghadapi cuaca ekstrim di gunung

      Kondisi cuaca saat kita berada di atas gunung tidaklah bisa di perkirakan. kadang cuaca bersahabat dan kadang pula cuaca sangat mengkawatirkan, seperti saat hujan angin, kabut tebal dan tiupan angin kencang. 

Disini saya akan berbagi tips saat menghadapi cuaca tersebut.

Kondisi saat hujan angin :



Jangan membuka tenda tapi siapkanlah Flysheet. karena saat hujan angin jika kita membuka tenda malah akan berakibat kerusakan pada tenda tersebut seperti, tenda reboh dan frame tenda patah. hal yang paling tepat saat turun hujan adalah membuka flysheet untuk berteduh sementara.

Kondidi saat kabut tebal :




Kabut tebal biasanya turun saat hari menjelang senja. jika waktu hampir senja maka kiranya dipersiapkan untuk membuka tenda atau melanjutkan pendakian dengan menggunakan alat penerang (Head Lamp) agar memudahkan kita untuk melihat jalan setapak.

Kondisi saat tiupan angin kencang :

Pada saat menghadapi cuaca seperti ini baik ya untuk mencari perlindungan dari tiupan angin seperti berlindung di tiap pos pendakian atau bersembunyi dibalik bebatuan yang besar agar terhindar dari tiupan angin.


sekian tips menghadapi beberapa situasi cuaca di gunung semoga bermanfaat dan dapat di perbaiki oleh kawan-kawan semua. 

Salam lestari!!!
#MSC


Share:

Senin, 02 Januari 2017

Tips pendakian gunung untuk para pemula


Mendaki mungkin bagi sebagian orang adalah suatu kegiatan yang extream dilakukan karena banyak menentang marabahaya. tapi bagi sebagian orang yang telah lama menjelajah berbagai macam gunung dan berbagai kondisi alam yang berbeda beda. kegiatan mendaki adalah hal yang menyenangkan karena banyak mendapatkan manfaat.
disini saya Muhammad Sandy Cesaro akan membagikan sedikit tips untuk kalian yang ingi memulai untuk mendaki gunung.
Persiapan sebelum mendaki
1. Mendaki sendiri bersama teman atau ikut pendakian massal?
Pertama anda harus menetapkan terlebih dahulu apakah pendakian yang akan dilakukan adalah pendakian sendiri bersama teman atau ikut pendakian massal (open trip atau ikut kelompok pendakian lainnya). Sangat tidak direkomendasikan untuk mendaki gunung seorang diri tanpa teman yang mendampingi. Minimal 3 orang dalam satu keompok pendakian, nantinya jika ada 1 orang yang terkena musibah 1 orang lainnya bisa turun meminta bantuan dan sisanya menemaninya sampai ada bantuan datang.
2. Gunung apa yang akan didaki dan kapan waktu pendakiannya?
Selanjutnya tetapkan gunung yang ingin didaki dan tetapkan kapan waktu pendakiannya, apakah akan melakukan pendakian disaat musim hujan atau melakukan pendakian disaat musim kemarau. Saya sendiri menyarankan dan memang nyatanya pendakian yang dilakukan di musim kemarau jauh lebih nyaman ketimbang melakukan pendakian di musim penghujan.
Saat musim hujan permukaan yang kita daki akan menjadi lebih licin, perjalanan ketika pagi siang sore sangat tidak nyaman dalam kondisi hujan karena kita akan banyak mengganti pakaian basah, dan juga saat malam persiapan tenda yang kita pasang harus yakin benar terbebas dari air hujan maupun rembesan yang masuk yang membuat tidur kita jadi tidak nyaman.
3. Cari info tentang gunung yang akan didaki
Jika sudah mendapat tujuan gunung yang ingin didaki, carilah informasi sebanyak-banyaknya melalui internet. Cari info tentang jalur pendakian gunung yang dituju, pengalaman pendaki lain ketika mendaki gunung tersebut, serta cari tahu momen-momen atau spot indah yang ada digunung tersebut yang memungkinkan kita menikmati keindahan alamnya lebih lama atau juga mengabadikannya lewat sesi foto.Juga anda bisa tentukan saat pendakian anda ingin menggunakan jasa porter/guide atau tidak, jika tidak pastikan satu dua orang dari kelompok pendakian anda ada yang paham betul tentang seluk beluk gunung tersebut, rute perjalanan dll.
4. Siapkan fisik
Persiapan fisik sangat-sangat penting dilakukan, ini satu yang terpenting diantara persiapan mendaki gunung, ini juga yang seringkali digampangkan oleh sebagian pendaki. Anggapan mereka bahwa mendaki gunung hanya perlu berjalan terus saja sambil menahan letih, jika sudah terasa sangat lelah bisa berhenti sejenak untuk memulihkan tenaga, sungguh ini anggapan yang salah. Kebanyakan yang seperti ini hanya menyusahkan teman pendakian yang lain, yang harus rela menunggu di banyak perhentian jalannya. Padahal jika melakukan persiapan fisik sebelumnya akan terasa sangat menyenangkan mendaki gunung.
5. Tunjuk seorang pemimpin perjalanan
Penting untuk memilih pemimpin dalam pendakian, tunjuklah seorang pemimpin yang paling berpengalaman dan paling bijak dalam membuat keputusan. Sebuah perjalanan yang dipimpin oleh seseorang akan jauh lebih teratur ketimbang yang tidak.
6. List barang bawaan wajib, pastikan tidak ada yang tertinggal
Dibawah ini adalah list barang bawaan wajib dan pastikan tidak ada yang tertinggal jika ingin pendakian anda aman dan nyaman.
Bawaan utama :
·        Tas carrier
·        Sepatu gunung
·        Jaket gunung
·        Celana gunung (jangan menggunakan celana berbahan Jeans)
·        Senter atau head lamp
·        Sarung tangan & Kaos kaki
·        Jas hujan
·        Baju untuk perjalanan
·        Baju kering untuk tidur
·        Matras
·        Sleeping bag
·        Tenda (bawaan kelompok)
·        Trash bag

Konsumsi :
·        Nasi
·        Roti
·        Lauk kering

Obat-obatan :
·        Obat Pribadi
·        paracetamol
·        Betadine atau obat merah

Tambahan (tidak wajib tapi direkomendasikan)
·        coklat, kurma, gula merah
·        biskuit
·        tolak angin
·        susu beruang
·        sunblock
·        trecking pole

Semoga berguna untuk para pembaca yang ingin memulai pendakian. jangan pernah takut mencoba karena alam sangat bersahabat bagi yang ingin bersahabat dengannya.
Salam lestari!!!
Share:

Artikel Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Kritik dan Saran